Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardjojo, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 9 Januari 2014, berharap kebijakan ini bisa percepat penyesuaian defisit transaksi berjalan.
"BI yakin, kebijakan-kebijakan ini akan mampu menjaga defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dan mengendalikan inflasi nenuju ke sasaran 4,5 plus minus 1 persen pada 2014," katanya.
Agus mengungkapkan, keputusan ini didasarkan atas perkembangan perekonomian global dan nasional. Kebijakan ini termasuk dalam bauran kebijakan moneter dan makroprudensial untuk memastikan bahwa tekanan inflasi tetap terkendali.
Selain itu, stabilitas nilai tukar rupiah terjaga kondisi fundamentalnya, serta defisit transaksi berjalan menurun ke tingkat sustainable.
Dia menambahkan, dengan kebijakan-kebijakan ini, pemerintah menargetkan pada 2015 inflasi bisa mencapai 4 persen plus minus satu persen. Untuk itu, pemerintah harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil. (ren)
09 Jan, 2014
-
Source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/472089-bi-rate-bertahan-7-5-persen
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar