Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Pekerjaan umum, Danis H Sumadilaga, ketika dihubungi VIVAnews mengungkapkan selain penggantian, pihak kementerian juga akan melakukan peninggian badan jalan hingga satu meter.
"Peninggian badan jalan ini dilakukan untuk menghindari terjadinya limpasan aliran air baik dari sisi utara ataupun sisi selatan," katanya.
Danis menjelaskan Kementerian PU akan melakukan penutupan jalan selama 10 hari ke depan. Pada periode tersebut, Kementerian PU akan membongkar Aramco, memasang pondasi dan gorong-gorong dari box culvert.
Setelah itu, imbuhnya, akan dilanjutkan ke pengerasan badan jalan yang diperkirakan berlangsung selama 17 hari. Menurutnya, proses perbaikan tersebut diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp2,5 miliar untuk setiap sisinya.
Selama masa penutupan ini, sebagian kendaraan akan dialihkan melalui Jatipadang yang kemudian akan berbelok ke Jalan Ragunan Raya menuju Pasar Minggu.
"Sebagian lagi diusulkan untuk dialihkan melalui jalan tol lingkar luar," katanya.
Robohnya gorong-gorong di Jalan TB Simatupang tepatnya di depan Gedung Graha TB Simatupang (sisi utara) dan Gedung Plaza Oleos (sisi selatan) sendiri diakibatkan peningkatan debit air yang menyebabkan gorong-gorong yang ada di bawah Jalan TB Simatupang tidak mampu menampung aliran air dari Kali Sarua yang menuju Kali Mampang.
Derasnya aliran air ini mengakibatkan timbunan badan jalan sisi utara di atas gorong-gorong yang terbuat dari Aramco tergerus. Hal ini menyebabkan perkerasan jalan di sisi utara menggantung dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan.
Sementara untuk kondisi perkerasan jalan di sisi selatan masih cukup aman dari gerusan air.
"Dari semenjak hari pertama gorong-gorong itu jebol, kita sudah mengirimkan tim untuk melihat penyebabnya dan bagaimana melakukan perbaikannya di sana," imbuhnya. (adi)
16 Jan, 2014
-
Source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/473737-perbaikan-gorong-gorong--jalan-tb-simatupang-ditutup
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar