Bank Mandiri pun bersyukur memiliki kekuatan dalam penyaluran kredit di dua sektor itu. Menurut Budi, porsi kredit Bank Mandiri untuk ritel dan UMKM mencapai 33 persen.
"Bank Mandiri, sejak berdiri, 90 persen portofolio kredit di sektor korporasi. Tapi, tidak banyak yang mengetahui, income Bank Mandiri dari kredit ritel dan UMKM sudah lebih besar dibanding korporasi," ujar Budi di sela acara Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dan penganugerahan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT) di Istora Senayan, Jakarta.
Ia menambahkan, belajar dari pengalaman krisis ekonomi 1998 dan 2008, justru bank-bank yang jatuh pada saat itu kebanyakan karena terlalu fokus pada kredit korporasi, serta menganggap remeh kredit ritel dan UMKM.
"Belajar dari situ, kalau ekonomi susah, kami rem kredit korporasi, memperbanyak kredit UMKM. Saya rasa, kredit UMKM masih akan tumbuh di angka 20 persen dibanding korporasi yang sekitar 12 persen tahun ini," kata Budi.
Hingga saat ini, ia melanjutkan, kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) UMKM masih di bawah batas yang ditetapkan yaitu 5 persen. "Tepatnya 3 persen hingga saat ini, jadi masih sehat," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Mandiri memberikan 10 perghargaan bagi WMM dan MYT tahun 2013. Para pemenang merupakan hasil seleksi dari 54 finalis WMM dan 10 finalis MYT yang disaring dari 6.745 peserta dan 837 tim peserta MYT dari 516 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Untuk kelompok mahasiswa, pemenang kategori Industri, Perdagangan, dan Jasa adalah Nicholas Kurniawan (Venus Aquatics), pemenang kategori Boga diberikan kepada Haidhar Wurjanto (Momomilk), pemenang kategori Industri Kreatif diberikan kepada David Yuwono (Drybag).
Sementara itu, kelompok pascasarjana dan alumni, pemenang kategori Industri, Perdagangan, dan Jasa diberikan kepada Dea Angkasa Putri Supardi (PT Bakti Juang Charuban).
Selanjutnya, kategori Boga diberikan kepada Oktavia Kusumaningsih (Pradipta Jaya Food). Kategori Industri Kreatif diberikan kepada Septian Suryo (CV. Sefactor Pharma).
Penghargaan Mandiri Young Technopreneur (MYT) 2013 untuk teknologi, pemenang pertama diberikan kepada Bloobis (Blood Bank Information System), dan pemenang kedua E-Segel (Elektronik Segel).
Untuk penghargaan Mandiri Young Technopreneur 2013 non IT, pemenang pertama diberikan kepada Adjuvant Herbisida, dan pemenang kedua adalah Auto Electric Stove for Batik (Astutik). (art)
15 Jan, 2014
-
Source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/473394-antisipasi-dampak-krisis-global--bank-mandiri-perkuat-kredit-mikro
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar