Rabu, 15 Januari 2014

Krisis Politik, Kunjungan Turis ke Bangkok Merosot

VIVAnews - Krisis politik di Thailand yang memicu aksi unjuk rasa besar-besaran menyebabkan beberapa turis mancanegara memindahkan tujuan wisata mereka ke negara lain. Mereka memilih kota selain Bangkok.

Dikutip dari laman ttrweekly.com, Rabu 15 Januari 2014, sejak Desember tahun lalu, lebih dari 34 negara memperingatkan warga negaranya untuk menghindari kunjungan ke Thailand, karena krisis politik dua kubu yang sedang berseteru.

Hingga saat ini, belum terlihat upaya kompromi antara Perdana Menteri Yingluck Shinawatra dengan para penentangnya, yang tengah berunjuk rasa di ibu kota Thailand itu.

Namun, salah satu eksekutif sebuah biro perjalanan wisata menuturkan, wisatawan tidak bisa membatalkan perjalanan mereka. Mereka juga tidak bisa membatalkan tiket pesawat dan kamar hotel yang telah dipesan.

Dengan begitu, kerugian industri pariwisata Thailand tidak begitu drastis. Menurut data, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Thailand pada Desember tetap lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada November tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan naik 18 persen dibanding November 2012. Selanjutnya, pada Desember 2013, kunjungan wisatawan hanya naik 6,6 persen dibanding Desember 2012.

Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand pada akhir pekan lalu mengeluarkan data kunjungan wisatawan ke negeri Gajah Putih itu. Sepanjang 2013, kunjungan wisatawan ke Thailand tetap positif atau tumbuh 19 persen, dan menutup tahun dengan 26 juta wisatawan.

Jumlah kunjungan wisatawan itu lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya 22,35 juta wisatawan.

Pada Januari tahun ini, penurunan kunjungan wisatawan semakin terlihat. Krisis politik benar-benar menyebabkan wisatawan takut untuk berlibur ke negara itu.

Yang terbaru, lebih dari 45 negara memperingatkan untuk menghindari berkunjung ibu kota Thailand.

Beberapa maskapai penerbangan bahkan mengurangi layanan ke Bangkok pada Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada 31 Januari 2014, karena penurunan drastis penumpang.

Contohnya, Singapore Airlines yang mengumumkan telah membatalkan 19 penerbangan ke Thailand. (art)

16 Jan, 2014


-
Source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/473432-krisis-politik--kunjungan-turis-ke-bangkok-merosot
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar