Selasa, 14 Januari 2014

Pelaku Usaha Butuh Kepastian di Tahun Politik

VIVAnews - Tahun ini adalah tahun Pemilu. Para pelaku usaha mengkhawatirkan adanya kebijakan yang berhenti dalam tahun ini, bahkan kebijakan yang mudah berubah-ubah.

"Pasti ada pengaruhnya selama masa-masa ini. Kekhawatirannya adalah pemerintah terlalu banyak berpolitik daripada mengurus negara. Kebijakan itu akan mandek. Tidak ada yang mau mengambil kebijakan yang fix dan pasti," kata Executive Director Center for The Study of Governance Universitas Indonesia, Natalia Soebagjo, di sela-sela acara "The Economist: Indonesia Summit 2014" di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2014.

Seperti diketahui, tahun 2014 diidentikkan dengan tahun politik. Tentu ini akan berpengaruh kepada perekonomian. Ada satu hal yang disayangkan oleh para pelaku usaha, yaitu kebijakan yang tidak tetap.

"Kalau keputusan sudah dibuat, ya jangan gonta-ganti. Kayak terakhir itu elpiji. Itu kan membingungkan banget buat kita. Harganya naik sebentar, lalu turun lagi," imbuhnya.

Pada awal Januari 2014, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual elpiji biru di tingkat konsumen dengan rata-rata Rp3.959 per kg. Hal ini menuai kritik di masyarakat, politisi, dan pemerintah.

Perseroan ini pun merevisi kenaikan harga jualnya menjadi Rp1.000 per kg. Kenaikan ini pun resmi berlaku pada Selasa, 7 Januari 2014 pada pukul 00.00 WIB.

15 Jan, 2014


-
Source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/473311-pelaku-usaha-butuh-kepastian-di-tahun-politik
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar